Tuesday, 29 October 2013

''Kebenaran'' sebagai kata benda / Noun



ITB  Genesis 15:6 Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. (Gen 15:6 ITB)
   
WTT Genesis 15:6 וְהֶאֱמִ֖ן בַּֽיהוָ֑ה וַיַּחְשְׁבֶ֥הָ לּ֖וֹ צְדָקָֽה׃ (Gen 15:6 WTT)
צְדָקָה noun common feminine singular absolute  

Setelah saya mengetahui Dosa sebagai kata Benda, dan telah dihapuskan karena perbuatan satu orang yaitu Kristus. Dan sekarang Tuhan memberikan satu benda kepada kita orang percaya yaitu “kebenaran” , baik kebenaran yang Tuhan berikan kepada Bapa kita Abraham , dan kebenaran yang datang melalui Kristus Yesus dalam

ITB  Romans 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. (Rom 5:17 ITB)

δικαιοσύνην dikaiosune ; righteousness ; Kebenaran sebagai noun / Kata benda.

Keduanya adalah kata BENDA , Benda dosa telah hilang di dalam masa perjanjian baru yang kita hidupi, dan Tuhan meninggalkan benda baru yaitu KEBENARAN. jadi sudah sepantasnya kita memiliki kesadaran yang kokoh kalau kita adalah orang BENAR.
Kokoh karena kebenaran kita berasal bukan dari ketaatan kita tetapi kebenaran kita berasal dari ketaatan satu orang yaitu YESUS Kristus Tuhan kita. Kalau didapati kita bisa meproduksi kebenaran sendiri tanpa Kristus itu tandanya Yesus tidak perlu ada untuk kita. Tapi apakah demikian ??

ITB  Romans 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
 (Rom 3:23 ITB)

semua orang telah berbuat dosa’ jadi tidak ada satu pun manusia yang sanggup membenarkan dirinya sendiri tanpa Peran dari KRISTUS YESUS Tuhan kita. Bahkan imam imam Farisi yang aktif mempraktekan hukum taurat sebagai gaya hidup, yang mendapati perempuan yang berbuat Zinah , dalam ayat dibawah :

 ITB  John 8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Joh 8:7 ITB)

Mereka sendiri tidak berani Membenarkan diri sendiri , oleh sebab itu tidak ada satupun dari mereka yang berani melempari perempuan itu dengan batu.

Jadi kebanaran ini adalah dasar kita yang kokoh baik menurut penilaian Allah atas kita karena DIA menilai kita sesuai dengan apa yang Allah ANAK kerjakan , dan dilain pihak penilaian kita terhadap diri kita sendiri , kalau kita adalah orang Benar didalam Kristus .

Ketika kita bangun pagi dan mengalami bad mood kita merasa malas, kita merasa jenuh.. disitu kita dapati kalau dihadapan Tuhan kita tetap BENAR , karena kebenaran kita bukan berasal dari diri kita melainkan dari Kristus dan itu Konsisten karena apa yang dia perbuat Sempurna. Jika kita kedapatan lupa saat teduh , karena bangun kesianggan kita tetap manusia BENAR kenapa ? karena sekali lagi bukan karena apa yang kita perbuat tetapi apa yang DIA perbuat untuk kita.

Tentu Perbuatan benar adalah penting , tetapi penting pula untuk mengetahui kalau bukan karena itu kita dibenarkan!!
Suatu Pemberian Kebenaran bisa menjadi  Suatu usaha untuk memperoleh Kebenaran dan hal ini yang kita musti perhatikan. jikalau dari awal kita memulai dengan suatu PEMBERIAN selanjutnya dan seterunya adalah tetap suatu PEMBERIAN.

Dan pertanyaan nya sekarang akankah pengetahuan akan kebenaran ini menghasilkan kehidupan yang teledor dan , asal-asalan? Tentu tidak !
Justru kita semakin terkagum – kagum akan Karya NYA , dan Ajaib Pebuatan Nya ,  Justru kita akan semakin mencintai dan mengasihi DIA, Justru kita akan lebih dekat lagi dibawah kakiNya , justru kita terbebas dari penilaian akan diri sendiri yang sering kali ceroboh, justru kita membuat DIA sebagai CENTER , yang UTAMA, YANG TERUTAMA di dalam kehidupan kita , bukan kita yang menjadi UTAMA.

Amin Tuhan Yesus memberkati.  

Doa : Terimakasi Tuhan Yesus , untuk pemberian yang luar biasa :) untuk saya. tanpa Engkau Benda Dosa itu tidak akan hilang, tanpa Engkau Kebenaran itu tidak akan Tetap dalm hidup saya . Amin. 

1 comment:

  1. Dasyat, paradigma dasar dari Kekristenan.

    Kita HARUS HAYATI iNI.

    Agar setiap apa pun, yg dikerjakan, kita telah mengerjakannya, BUKAN UNTUK mendapatkan KEBENARAN, tetapi semua yg kita kerjakan, merupakan EKSPRESI RASA SYUKUR, kerena kita TELAH diberikan ANUGERAH KEBENARAN.

    Ya, sesuatu yg seharus kita TIDAK LAYAK, tetapi oleh Yesus, kita menjadi DILAYAKKAN.....

    ReplyDelete