KJV John 8:56 Your father Abraham rejoiced to see my day: and he saw it,
and was glad. (Joh 8:56 KJV)
“atasnya Bapa mu Abraham telah bersukacita melihat hari
ku : dan dia telah melihatnya dan bersukacita”
-Jesus Christ
Abraham melihat Kristus !! Inilah
yang dikatakan oleh ayat tersebut di atas . Lalu Bagaimana cara Tuhan untuk
menceritakan Kristus kepada Abraham ? Abraham hidup 2.000 tahun sebelum Kristus
, tetapi ayat di atas jelas berkata Abraham telah melihat hari Ku.
Ayat ini menjadi satu bukti Dia
adalah Allah yang tidak terbatas oleh waktu , Dialah pencipta segalanya
termasuk WAKTU di dalam nya, Dia tidak terbatas oleh waktu . Dan waktu tidak
bisa membatasi Dia untuk memberitakan Injil kepada Abraham walaupun Kristus
belum lahir pada masa Abraham .
Tetapi kita perlu spesifik untuk
mengetahui kapan dan Dimana dalam alkitab saat itu terjadi , saat Dimana Allah
memberikan Injil kepada Abraham . Mari kita melihat satu peristiwa disaat
Abraham diperintahkan mengorbankan Ishak anaknya di bukit moriah.
ITB Genesis 22:1 Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya:
"Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan." (Gen 22:1 ITB)
Ia berfirman kepada Abraham jadi ide
tentang pengorbanan Ishak adalah ide dari Tuhan , perhatian saya tentang setiap
ide dari TUHAN akan selalu melibatkan Kristus di dalam nya karena Kristus
memiliki nilai yang sempurna di mata Tuhan ,sedangkan kita manusia termasuk
Abraham jauh dari kesempurnaan sehingga untuk menghubungkan antara kita dengan
Tuhan , Tuhan akan selalu membawa Kristus di dalam nya walaupun Kristus belum
datang pada masa Abraham tetapi kesempurnaan BAPA tidak dapat di toleransi
bahkan oleh waktu sekali pun .
Jadi Kristus memiliki nilai yang
mutlak dimata Tuhan pada masa mana pun dalam alkitab sebelum atau sesudah Ia
datang kedunia .
Di pihak lain kita yang terbatas
oleh waktu kita memerlukan perenungan dan tuan-tunan Roh kudus untuk dapat
melihat Kristus dalam Alkitab khususnya pada masa perjanjian lama .
2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal (Gen 22:2 ITB)
“Ambilah anakmu yang tunggal “ .
Kita mengetahui Abraham mempunyai dua orang anak yaitu Ismail dan Ishak tetapi
mengapa Tuhan berkata , “anak mu yang TUNGGAL “ kepada Abraham ??? Karena Tuhan
sama sekali tidak berbicara mengenai Ishak tetapi yang Tuhan maksud adalah
AnakNYA yang tunggal yaitu Kristus Yesus . Inilah cara Tuhan menceritakan
tentang Kristus kepada Abraham.
6 Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan
memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya (Gen 22:6 ITB)
Abraham memikulkanya ke atas bahu
Ishak . Gambaran tentang BAPA dan ANAK yang indah mengenai penebusan . Kristus
lahir kedunia , Dia mengetahui dia akan memikul salib naik ke bukit
atas bukit Golgota dan yang memikulkan
salib tersebut ke bahu Yesus adalah ALLAH
BAPA sendiri. Allah Bapa mengambarkan salib sebagai kutukan , dan hukuman atas
ketidak sempurnaan kita Dia taruh itu semua ke atas bahu
anaknya yang tunggal sebagai pengganti Kita , sehingga kesempurnaan Kristus menjadi milik Kita dan Kita memiliki tempat yang sah secara hukum di mata Bapa karena penghukuman Bapa telah
selesai di atas kayu salib diselesaikan oleh Kristus Yesus atas nama Kita. Ada
tertulis :
10 Inilah kasih itu: Bukan kita yang
telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah
mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. (1Jo 4:10 ITB)
13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di
belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba
itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. (Gen 22:13
ITB)
“Abraham menoleh ke belakang “
menurut sumber bacaan saya tulisan dari Thomas
R. Browsing bukit Moria tempat Abraham mengorbankan Ishak telah dibangun
mesjid terkenal bernama “Dome of the Rock” yang menarik adalah tempat tersebut
(bukit Moria ) bukanlah dataran tertinggi , dataran tertingginya adalah bukit
kalvari atau bukit golgota tempat dimana Tuhan Yesus disalibkan 2.000 tahun kemudian setelah
masa Abraham . Jadi Abraham menoleh ke dataran
yang lebih tinggi dan dia menoleh ke arah bukit GOLGOTA tempat dimana korban
yang sesungguhnya nanti akan terjadi. Inilah cara Allah Bapa menceritakan
Kristus Mesias kepada Abraham dan Tuhan Yesus berkata bahwa Abraham BERSUKACITA.
Kalau konteks Bapa sejak awal
peristiwa Abraham mengorbankan Ishak adalah berbicara tentang Pengorbanan
Kristus dikayu salib , maka kejadian 22 mengekspose kebaikan Tuhan atas umat
manusia bukan tentang ketaatan Abraham , atau kesetiaan Abraham (walaupun saya
percaya Abraham adalah pribadi yang taat). Tetapi apabila kita memakai konteks
yang Allah maksud maka ini berbicara Tentang kesetiaan Tuhan Terhadap Abraham
dan keturunannya . Bukan karena kita yang telah mengasihi Allah tetapi karena
Allah yang Telah mengasihi kita (1 yoh 4:10) . Dan sukacita Abraham merupakan
bentuk dari IMAN Abraham akan berita
gembira yang Tuhan paparkan di bukit Moria kepada Abraham .
Kesimpulan :
1. Kesempurnaan adalah harga mati buat TUHAN , apabila Tuhan
hendak menjalin hubungan dengan umat manusia harus ada Kristus di dalam nya
karena itulah landasan kesempurnaan Tuhan melihat kita . Tidak bisa kita yang
tidak sempurna bersatu dengan pribadi yang sempurna yaitu Tuhan tanpa ada Kristus
sebagai dasar penerimaan TUHAN . Kalau Tuhan menerima kita tanpa Kristus itu berarti
Tuhan menyangkal sisi keadilan Nya sendiri yang tidaklah demikian .
2. Tidak terbatas oleh waktu , kesempurnaan NYA tidak
terbatas oleh waktu terlihat jelas dalam kisah Abraham di atas , jauh sebelum
Dia datang ke dunia Tuhan dengan cara NYA yang ajaib memberitakan tentang INJIL
kepada Abraham dan Abraham percaya (bersukacita) sehingga ada landasan untuk
TUHAN menjalin hubungan dengan ABRAHAM.
3. Iman bukanlah Tindakan , iman akan menghasilkan tindakan
, tetapi iman itu sendiri adalah percaya Sesederhana itu saja.
No comments:
Post a Comment