1 Korintus 6:11
Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.
Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.
Perhatikan kata 'Telah' dalam ayat di atas muncul 3 kali dan dikaitkan dengan Kesucian, Kekudusan, Kebenaran. Bukan akan
dikuduskan atau sedang di kuduskan tetapi kita TELAH dikuduskan. Artinya titik awal start
kekristenan kita kita sudah suci, kudus, dan benar. Kita tidak sedang meberi
diri kita disucikan akan tetapi kita Telah memberi diri kita disucikan , kita
tidak akan memperoleh Kekudusan tapi kita TELAH memperoleh Kekudusan. Dan kita
telah dibenarkan.
Lohhh... Nanti dulu , bagaimana bisa saya yg penuh dengan
kekurangan, kelemahan, dan pikiran curang, dll. Bisa memperoleh ketiga hal
ini????
Apa Dari tindakan saya yg dapat saya perhitungkan sehingga saya mendapatkan ketiga hal tersebut??? Jawabannya adalah
Tidak ada!! Tidak ada dari Tindakan kita yg dapat membuat kita memperoleh Ketiga hal tersebut!!
Semuanya adalah pemberian..
Di dalam Kristus Yesus Tuhan kita. (kalimat setelah itu dlm ayat tsb)
Apa Dari tindakan saya yg dapat saya perhitungkan sehingga saya mendapatkan ketiga hal tersebut??? Jawabannya adalah
Tidak ada!! Tidak ada dari Tindakan kita yg dapat membuat kita memperoleh Ketiga hal tersebut!!
Semuanya adalah pemberian..
Di dalam Kristus Yesus Tuhan kita. (kalimat setelah itu dlm ayat tsb)
Apabila
kita merasa ketiga hal tersebut akan hilang atau, bisa hilang apabila
kita berbuat salah di dalam kehidupan kekristenan kita itu suatu tanda kalau
kita masih mengukur kesucian, Kekudusan, dan Kebenaran kita skr ada berdasarkan
tindakan kita.. Bukan berdasarkan apa yg Yesus perbuat untuk kita.
Itu suatu tanda pula
kita masih berpikir tindakan
kita sebagai sesuatu yang layak untuk Tuhan nilai sebagai suatu
kebenaran dimata Nya karena apabila kita berbuat yg bertentangan dr itu maka kita
tidak suci dan kudus lgi...
Apabila (apabila lagi
nihh) ditemukan kita bisa memperoleh kesucian, Kekudusan, dan kebenaran melalui
tindakan kita.. Tandanya kita sanggup berdiri sendiri tanpa Kristus.. Apakah
demikian?? Tentu tidak, karena kita tidak sanggup maka TUHAN memberi kan itu
untuk kita di dlm Kristus.
Sekarang kembali lagi, apabila kita mengkaitkan ketiga hal
tersebut berdasarkan tindakan kita.. Sadarkah kita bahwa kita mengkaitkan
ketiga hal tersebut kepada sosok yg lemah... Yaitu kita L-E-M-A-H. Tetapi seringkali
kita tidak mau mengakui nya.. Kita mau ada sesuatu dr kita yg paling
tidak Tuhan perhitungkan sebagai sesuatu kebenaran sehingga kita mendapatkan pujian.
efek lain dr mengkaitkan ketiga hal tersebut kepada tindakan
kita, tidak kepada apa yg Yesus telah kerjakan untuk kita.. yg saya temukan
adalah, kita akan mudah menilai org lain juga berdasarkan tindakan mereka dan
kita mengambil kesimpulan kalau kita lebih baik dr mereka . Ketika Kita melihat
seorang pendosa di luar Kristus kita akan menutup pintu gereja untuk mereka..
Bukan melihat kalau gereja
sebagai jawaban untuk mereka.
Dan satu efek
lagi yg Tidak kalah penting adalah kita akan mudah di permainkan oleh si
iblis.. Apa bila kita hanya membaca hanya satu ayat dlm satu hari..
Maka iblis akan membisikkan kata- kata seperti
' cuma
satu ayat!! Liat Tuh ... Tetangga sebelah baca 10 ayat sehari!!' .. Ketika kita
berbuat salah iblis tuduh.. Ketika kita berbuat benar iblis bilang itu tidak
cukup!!!.
Tapi ketika kita berkata Kebenaran saya berasal Dr Tuhan saya Yesus Kristus,
mau saya baca hanya 1 ayat atau 100 ayat dalam sehari itu tidak mempengaruhi
setatus saya kalau saya tetap kudus , suci dan benar. Saya tidak bisa lagi
menilai diri saya sendiri karna Tuhan menilai kebenaran,kesucian,dan kekudusan
saya berdasarkan ketaatan satu orang yaitu Kristus ini membuat kita aman Di Dalam DIA ,
sehingga hubungan kita dengan Bapa tidak akan pernah putus karna Kristus sempurna untuk
Bapa dan untuk kita.
Iblis berusaha untuk
mengaburkan Ketiga hal ini di dlm pikiran kita sehingga kita selalu “terganggu”
dalam menjalin hubungan yang intim dengan Bapa karna iblis membuat kita yang menjadi fokus bukan Kristus
yang menjadi Fokus.
ITB Romans 5:19
Jadi sama seperti oleh
ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula
oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. (Rom 5:19 ITB)
No comments:
Post a Comment